Category: Uncategorized

Pengobatan diabet bisakah sembuh seperti sediakala ?

Dewasa ini pengobatan diabetes melitus meliputi terapi medis dan herbal. Ada banyak pilihan yang bisa diambil selama itu dirasa cocok dan bermanfaat, maka hal itu baik-baik saja. Baik secara medis maupun herbal, pada dasarnya diabetes melitus adalah penyakit permanen yang bersarang dalam tubuh dan tidak dapat disembuhkan secara total atau menyeluruh. Namun semua pengobatan ini dimaksudkan untuk meredam laju perkembangan diabetes,  agar tidak menimbulkan dampak negatif lebih dalam atau komplikasi  yang merusak organ tubuh lain.

 

Pengobatan diabetes :

  1. Memberikan terapi insulin , ini diberikan pada kondisi insulin dalam kadar yang rendah dan tidak mencukupi untuk mengolah glukosa
  2. Memberikan asupan cairan, berguna untuk mencegah dehidrasi yang sering terjadi pada penderita diabetes
  3. Memberikan asupan makan yang sesuai dengan kebutuhan kalori per pasien. Ahli gizi akan menghitung kalori yang diperlukan berdasarkan usia, berat badan, aktifitas sehari-hari dan pola hidup lainnnya
  4. Olahraga teratur dengan catatan tidak terlalu memaksakan energi keluar dengan melakukan olahraga berat
  5. Berhenti merokok , karena efek negatif dari merokok adalah mempersempit pembuluh darah dan itu menambah berat beban pembuluh darah yang memang sudah dipenuhi oleh kadar gula
  6. Berhenti konsumsi alkohol, karena alkohol adalah salah satu penyebab kerusakan ginjal, yang mana bagi penderita diabetes , ginjal adalah salah satu organ dalam yang rentan terkena dampak negatif dari diabetes melitus itu sendiri

Walaupun sekarang kita sudah paham bahwa diabetes itu tidak dapat disembuhkan secara total, tetapi untuk para diabetisi janganlah ada kata menyerah. Selagi kita masih mampu berusaha mengobatinya, diabetes itu akan bisa kita kendalikan. Tidak jatuh pada komplikasi adalah tujuan utama pengobatan diabetes. Mengontrol kadar gula dalam darah adalah tindakan yang selalu harus kita jalani. Karena indikasi dari bertambah parahnya diabetes dalam tubuh seseorang diindikasikan dengan naiknya glukosa. Rajin memberikan insulin setiap hari untuk membantu proses membentukan energi tubuh. Jangan malas untuk selalu melakukan aktifitas fisik ringan umtuk membantu proses pembakaran lemak juga tidak kalah pentingnya.

Diseksi Aorta

Gangguan Aorta ini adalah kondisi dimana lapisan dalam dinding aorta sobek, terpisah dari lapisan tengah dinding aorta.

DOKTER – Aorta merupakan arteri terbesar dalam tubuh manusia yang terletak di organ vital tubuh manusia, Jantung. Arteri ini berperan sangat besar dalam kehidupan, sebab ia berfungsi untuk mengalirkan darah yang mengandung oksigen dari jantung ke seluruh tubuh. Jadi, aorta berfungsi sangat besar untuk kelangsungan kerja organ vital lainnya.

Robekan yang terjadi di aorta membuat darah bocor dan mengalir melalui robekan tersebut, dan membuat lapisan di dalam aorta terpisah dari lapisan luar dan membentuk saluran lainnya pada dinding aorta.

Penyakit ini banyak dialami oleh pria dengan rentang usia sekitar 60-70 tahun. Sebagian besar penderita memiliki penyakit hipertensi sebelumnya. Namun masih banyak faktor yang dapat mendukung terjadinya diseksi aorta.

GEJALA DISEKSI AORTA

Gejala diswksi aorta memiliki gejala lain;

  • Pingsan
  • Sesak napas
  • Sulit berbicara
  • Denyut nadi lemah
  • Berkeringat secara berlebihan
  • Nyeri bagian punggung atas. Muncul secara mendadak dan sangat sakit yang hebar seperti tertusuk di dada.
  • Nyeri di bagian perut, tiba-tiba terjadi jika ini terjadi pada arteri yang mengalirkan darah ke usus.

PENYEBAB DISEKSI AORTA

Untuk mendeteksi penyakit ini sangat susah, karena menunjukan gejala yang mirip dengan penyakit lainnya. Jika mendengarkan suara jantung yang abnormal/ terjadi perbedaan tekanan darah, dokter boleh mencurigai adanya gangguan diseksi aorta.

Selain itu, pemeriksaan juga diperlukan untuk memastikan diagnosis tersebut misalnya dengan Merontgen dada pasien, untuk melihat apakah aorta melebar. CT Scan pada jantung aorta, dan lainnya agar terlihat lebih jelas. MRA, alat ini menggunakan magnet untuk menghasilkan gambar dan citra dari pembuluh darah.

BAGAIMANA CARA MENGOBATI DISEKSI AORTA?

Penyakit satu ini tergolong sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan kematian setelah beberapa jam terjadi, kondisi ini sangat memerlukan penanganan medis yang cepat dan tepat.

Untuk kasus tertentu, pasien akan diberi obat-obatan melalui intravena. Pemberian ini untuk mengurangi detak jantung dan tekanan darah (mengurangi penyebaran Diseksi Aorta). Selain pemberian obat, dokter menganjurkan operasi darurat jika kondisi diseksi berada di sekitar aorta apalagi jantung.

Demikian merupakan penjelasan mengenai diseksi aorta

Pengertian dan Cara Mengobati Jantung Lemah

Kardiomiopati atau dikenal sebagai jantung lemah merupakan penyakit yang berhubungan dengan otot jantung. Penderita jantung lemah memiliki kelainan pada struktur dan fungsi otot jantungnya. Terdapat dua jenis penyakit jantung lemah, yakni jantung lemah primer dan jantung lemah sekunder.

Penderita jantung lemah primer tidak memiliki masalah jantung koroner, hipertensi, maupun kelainan katup jantung. Sementara jika jantung lemah muncul dari penyakit jantung lainnya, maka disebut jantung lemah sekunder.

Pengobatan Dokter Jantung Untuk Mengatasi Jantung Lemah

Hingga kini, penyakit jantung lemah tidak bisa disembuhkan secara total. Namun, ada metode pengobatan yang dapat mengendalikan gejala yang muncul.

Selain itu, pengobatan juga bisa mencegah pasien mengalami komplikasi. Ada beberapa cara yang dilakukan dokter jantung untuk mengobati jantung lemah. Cara yang digunakan akan disesuaikan dengan gejala yang muncul.

Berikut beberapa metode pengobatan yang dilakukan berdasarkan jenis jantung lemah yang diderita.

1. Dilated Cardiomyopathy

Penderita lemah jantung jenis ini diberikan obat-obatan untuk mengontrol irama jantung. Selain itu, obat yang diberikan juga bisa menurunkan tekanan darah dan mencegah penggumpalan darah. Apabila diperlukan, pasien juga akan diberikan alat pacu jantung.

 

2. Hypertrophic Cardiomyopathy

Seperti dilated cardiomyopathy, hypertrophic cardiomyopathy juga ditangani dengan pemberian obat. Tujuannya ialah agar mengurangi tenaga pompa jantung.

Selain obat-obatan, lemah jantung jenis ini juga bisa diobati melalui operasi septal myectomy. Dokter memotong sebagian otot dinding jantung yang menebal agar aliran darah berjalan lancar.

 

3. Restrictive Cardiomyopathy

Kondisi ini mengharuskan dokter memantau asupan garam, air, dan berat badan pasien. Untuk itu, pasien dianjurkan menggunakan obat-obatan yang menambah intensitas buang air kecil.

Selain itu, pasien juga akan diberikan obat untuk mengontrol tekanan darah dan mengatur irama jantung.

 

4. Arrhythmogenic Right Ventricular Cardiomyopathy

Metode ini dilakukan dengan pemberian resep dan pemasangan ICD. Selain itu, dapat dilakukan juga penghancuran sebagian kecil jaringan jantung yang tidak normal.

 

5. Ventricular Assist Devices (VAD)

Metode ini memasang alat yang berfungsi melancarkan sirkulasi darah di jantung. Pemasangan alat bisa dilakukan untuk jangka panjang maupun jangka pendek.

 

6. Transplantasi Jantung

Metode ini merupakan pilihan terakhir jika semua prosedur tidak lagi efektif. Pada kondisi ini, pasien lemah jantung juga telah mengalami gagal jantung tahap akhir.